Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Kursi Bupati Harga Mati PDIP

1202_ratu9
andrian Sunaryo/ratu
Akbar Abbas
TRENGGALEK- Pengurus DPC PDI Perjuangan (PDIP) tidak ingin ketinggalan dalam pesta Pilbup yang diperkirakan digelar 2 Juni mendatang. Karena itu, partai berlambang banteng moncong putih ini siap-siap menjaring cabup-cawabup. Jika tidak ada aral melintang pada 5 sampai 15 Desember nanti, PDIP membuka pendaftaran cabup-cawabup. “Pendaftaran untuk calon AG 1 (sebutan bupati Trenggalek) dibuka 10 hari,” ungkap Ketua DPC PDIP Akbar Abbas saat ditemui RaTu kemarin.
Akbar menyatakan, PDIP Trenggalek tidak ingin menjadi partai yang tidak memiliki kekuasaan di eksekutif. Karena itu, dibukanya pendaftaran ini, menunjukkan PDIP ingin merebut kursi bupati. “Bupati harga mati untuk PDIP, sedangkan cawabup terserah cabup PDIP, bisa berkoaliasi dengan partai lain,” kata pria yang menjabat ketua DPRD Trenggalek ini.
Permintaan Akbar Abbas, PDIP harus bisa mendapatkan kursi Bupati Trenggalek cukup beralasan.
Sebab, PDIP merupakan partai terbesar dalam mendapatkan kursi di dewan. Partai nomor urut 28 ini mendapat 8 kursi. Dengan memiliki 8 kursi tersebut, berarti di atas kertas, cabup PDIP tidak terlalu berat untuk merebut kursi Bupati. Tapi dengan catatan mesin politik partai tersebut berjalan seperti pada Pileg kemarin.
Kendati demikian, Akbar menilai kondisi pileg dengan pilbup mendatang sangat berbeda. Karena itu, meski mampu mengusung sendiri dan perhitungan di atas kertas unggul, tapi dipastikan Akbar tetap melakukan koalisi  dalam pilbup mendatang. “Saat ini tidak mungkin partai mampu memberangkatkan sendiri, pasti tetap koalisi ini dilakukan memperkuat atau mendulang suara,” ujarnya.
Jika memang terjadi koalisi, menurut Akbar, koalisi yang ideal adalah nasionalis-religus. Ini melihat kultur dari masyarakat Trenggalek yang beragam ada nasional ada religus. Ketika ditanya apakah bakal berkoalisi dengan PKB?
Akbar menyatakan, kemungkinan itu bisa saja terjadi. Bahkan tidak hanya dengan PKB, semua partai berazaskan Islam bakal dijajaki untuk koalisi. “Bisa dengan PKS, PAN atau juga dengan PKNU, sekarang ini kami masih menjajahi semua partai,” katanya.
Ketika disinggung apakah saat ini bacabup sudah ada yang melakukan pendekatan? Akbar menambahkan, sejauh ini ada beberapa bacabup mendekati secara informal ke PDIP agar bisa naik kendaraan PDIP dalam pilbup nanti. “Baik incumbent, tokoh masyarakat, politisi maupun pengusaha sudah ada yang datang kami,” ujarnya. (and)
Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>