Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Jumat 30
Juli

Golkar Bangun Koalisi Baru

0121ratu4
Sukadji Sekretaris DPD Golkar
Pengurus DPD Golkar Trenggalek tampaknya tak ingin dianggap ‘mengekor’’dengan parpol besar terkait koalisi pada pilbup mendatang. Karena itu, partai berlambang pohon beringin ini berencana membangun koaliasi baru. Hal itu diungkapkan Sekretaris DPD Golkar Trenggalek Sukadji.
Menurut Sukadji, alasan membangun koaliasi baru karena selama ini Golkar selalu diklaim telah berkoalisi dengan partai tertentu. Padahal, kenyataannya sampai sekarang Golkar masih partai yang belum menentukan koalisi. “Parpol yang mengklaim itu masih sebatas wacana, belum ada langkah kongkret untuk membangun koaliasi,” ujarnya.
Mantan anggota DPRD periode 2004-2009 ini melanjutkan, pihaknya tidak ingin bermain wacana koalisi, tapi Golkar ingin benar-benar membangun koaliasi yang kongkret. Ketika ditanya, apakah rencana koalisi baru tersebut tidak mengajak parpol besar atau parpol yang sudah berkoalisi? Sukadji tidak menjawab secara pasti. “Kami akan mengandeng parpol yang punya visi-misi sama dengan Golkar pada pilbup ini, dan berkoalisi dengan parpol yang bisa menghilangkan egoisme masing-masing parpol,” katanya.
Sukadji melanjutkan, di dalam koalisi tidak mengenal egoisme parpol, semua parpol yang berkoalisi mempunyai kedudukan yang sama. Tidak me­man­dang apakah parpol tersebut memiliki kur­si banyak di dewan atau sedikit. “Dalam koaliasi seluruh parpolnya ber­diri sama tinggi dan duduk sama ren­dah,” ujarnya.
Ketika hal ini bisa diwujudkan di­pas­ti­kan koalisi yang dibangun bisa tetap lang­geng. “Sehingga jika mengusung calon, maka barisan parpol pengusung akan solid tidak mudah retak,” kata Su­ka­dji.
Pria asal Kecamatan Munjungan ini menyatakan, koaliasi baru yang akan dibangun Golkar ini segera di­kon­kret­kan. Sebab, semakin cepat membentuk koaliasi, semakin cepat pu­la mendapat calon yang akan diusung.
Apakah koalisi baru itu hanya terdiri dari parpol kelas menengah? Sukadji melanjutkan, hal itu melihat situasi dan kon­disi. Jika memang, kondisinya memaksa koalisi dengan parpol me­ne­ngah juga tidak masalah. “Tapi saat ini, Golkar terus men­jajaki semua parpol baik kelas menengah, kelas kecil dan kelas be­rat,” katanya.
Yang dimaksud parpol kelas menengah adalah parpol yang me­mi­liki antara 6 sampai 5 kursi, untuk kelas kecil adalah parpol yang mendapat kursi 4 ke bawah. Sedangkan kelas berat, parpol yang memperoleh kursi 7 ke atas.  
Sukadji menambahkan, saat ini pengurus DPD Golkar Treng­galek selain menjajaki beberapa par­pol, juga merapatkan barisan di internal pengurus. Sehingga, ketika koalisi baru itu benar-benar ter­wujud, internal Golkar tidak akan goyah. (and)
  • 0
  • 1
prev
next

KPU

KPU Prediksi angka Golput 30 P

News image

Ketua KPU Patna Sunu TRENGGALEK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek memprediksi angka golput mencapai 30 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

+ Selengkapnya...

Panwas

Minim Pendaftar, Panwascam Bak

News image

ANDRIAN/RATU SEPI PEMINAT: Dua pendaftar Panwascam Pilbup serahkan berkas ke sektretariat KPU Trenggalek. TRENGGALEK - Sebagian be­sar anggota panitia pengawas ke­ca­matan (Panwascam) Pilbup ba­...

+ Selengkapnya...
Segera Sosialiasikan Pilbup

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek harus segera mensosialiasikan tahapan Pilbup. Pasalnya, sebagian masyarakat Trenggalek ternyata belum mengetahu [ ... ]


Berita Lain
Koalisi Besar Masih Rapuh?
28/01/2010 | Administrator

TRENGGALEK - Wacana koalisi besar yang dibangun antara PDIP dengan PKB ter­nya­ta masih rapuh. Pasalnya, sampai sa­at ini kedua partai pemenang pe­mi­lu tersebut belum ada de­klar­asi dan kesep [ ... ]


Berita Lain
Penghuni RSUD dr Soedomo Tidak Bisa Nyoblos
03/06/2010 | ani
article thumbnail

Ter paksa Golput : Para perawat di RSUD dr Soedomo tunjukkan kartu pemilih. TRENGGALEK - Sebagi [ ... ]


Berita Lain
>