Hari Ini Penilaian Kampung Bersih
Ajak Masyarakat Olah Sampah
Peristiwa itu tentu tidak ingin terjadi di Tulungagung bukan? Karena itu, menurut Drs H Satrijo Wiweko MT, direktur Sahabat Lingkungan, dalam mengatasi permasalahan sampah tidak Pemkab Tulungagung meminta peran sarta masyarakat. Kenapa begitu? Sebab pada dasarnya masyarakat adalah produsen utama sampah. Dengan peran serta dipastikan persoalan sampah tidak akan pernah terjadi. Karena, masyarakat bisa mengatur dan bisa memecahkan persoalan sampah. Salah satu caranya, memakai konsep peningkatan peran serta masyarakat pengolahan sampah pada sumbernya.
Untuk mewujudkan konsep tersebut lanjut pria yang juga tim penilian kampung bersih ini, Pemkab Tulungagung membuat program kampung bersih. Program ini bertujuan membudayakan hidup bersih, hijau dan sehat.
Program kampung bersih ini diikuti 110 RW dari 4 Kecamatan Tulungagung, Kedungwaru, Kauman dan Boyolangu. Yang rencana penilaian mulai hari ini sampai minggu (14/3) untuk tahap pertama. Sedangkan penilaian kedua dilaksanakan awal April dan Juni mendatang.
Untuk tim penilai dari unsur LSM Provinsi, Wartawan Radar Tulungagung, Radio Joss, Perguruan TInggi, LSM Lingkungan dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung. Kriteria penilaian meliputi kebersihan lingkungan, drainase, keteduhan, penghijauan, pemilahan, pengolahan, composting, sanitasi lingkungan, media kampanye kebersihan serta peningkatan peran serta masyarakat.
Diharapkan lomba kampung bersih ini bisa membangun kepedulian masyarakat untuk menciptakan kampung bersih sekaligus menciptakan “ ECO CITY “ yaitu kota yang ramah lingkungan guna menunjang pembangunan berkelanjutan yang berwawasan Lingkungan (KO).

