Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia

Minim Pendaftar, Panwascam Bakal Diisi PNS

0114ratu5
ANDRIAN/RATU
SEPI PEMINAT: Dua pendaftar Panwascam Pilbup serahkan berkas ke sektretariat KPU Trenggalek.
TRENGGALEK - Sebagian be­sar anggota panitia pengawas ke­ca­matan (Panwascam) Pilbup ba­kal diisi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini diketahui dari data pen­daf­tar panwascam yang ma­suk ke KPU Trenggalek.
“Kalau me­li­hat data pendaftar, sebagian be­sar adalah guru berstatus PNS,” ungkap Ketua Pokja Pe­re­krut­an PPK dan PPS KPU Treng­galek, Jumani saat ditemui Ra­dar Tulungagung kemarin.
Menurut Jumani, meski calon ang­go­ta panwascam berasal dari PNS, hal tersebut tidak masalah. Se­bab di dalam Surat Edaran (SE) MenPAN nomor 108.A/M-PAN/2005 tentang Netralitas PNS dalam Pilkada. Di dalam SE ter­se­but dijelaskan, PNS bisa men­ja­di anggota panwaskab, pan­wascam, PPK dan PPS asal­kan mendapat izin dari atas­an­nya. “Dan diberkas pendaftar ang­go­ta Panwascam, mereka me­lam­pirkan surat izin tersebut,” ka­ta­nya.
Kendati dimungkinkan se­ba­gi­an besar anggota panwascam ber­sta­tus PNS, tapi Jumani ber­usa­ha menyakini mereka tetap bi­sa netral. “Saya kira mereka ta­hu cara kerja panwascam, me­re­ka harus tetap bisa menjaga ne­tral­i­tas,” ujarnya.
Ketika ditanya, berapa pen­daf­tar anggota panwaskab dan pan­was­cam? Jumani tidak bisa me­rin­ci. “Yang jelas masih jauh dari tar­get atau ketentuan,” katanya. Dia melanjutkan, berdasar aturan yang berlaku, KPU diharapkan me­ngirimkan minimal 6 nama un­tuk panwaskab, begitu juga de­ngan panwascam. Tapi ke­nya­ta­an­nya, untuk panwaskab saja yang mendaftar masih ada 4 na­ma, sedangkan panwascam ma­sih 33 pendaftar. Padahal, di Treng­­galek ada 14 kecamatan dan tiap kecamatan harus me­ngi­rim enam nama. “Jumlah inikan ma­­sih kurang, bahkan di Ke­ca­mat­an Watulimo belum ada yang men­daftar,” jelasnya.
Karena itu, sesuai hasil rapat ple­­no dua hari lalu, pendaftaran pan­­waskab dan panwascam di­per­­pan­jang enam hari lagi. Jika se­­be­lumnya pendaftaran dimulai 6 Januari sampai 13 Januari, na­mun karena peminatnya kurang ma­ka pendaftaran ditutup 18 Ja­nu­ari nanti.
Dampak diperpanjang pen­daf­tar­an ini, adalah ujian test tulis yang sedianya 14 Januari, di­pu­tus­kan ujian tulis padad 21 Ja­nu­ari nanti. Meski demikian, lanjut Ju­ma­ni hal ini tidak mem­pe­nga­ru­hi petahapan pilbup. “Karena, se­muanya masih dilaksanakan pa­da Januari tidak sampai Fe­bru­ari,” ujarnya. (and)
>