Mabuk, Pamak Bacok Keponakan
PONOROGO – Dusun Selasih, Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Ponorogo, yang selama ini tentram dan damai, Kamis (11/3) malam kemarin terusik. Pertengkaran berdarah antara paman dan keponakan mengegerkan warga setempat. Akibat duel itu, M Yakub, 27, harus kehilangan jari kelingkingnya.
Tak hanya itu, korban juga mengalami luka serius di bagian kepala, pinggang dan lengan akibat sabetan sabit. Pelakunya, Slamet, 40, yang tak lain adalah paman korban sendiri. Beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan. Hingga kemarin
(12/3) Yakub harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Harjono. ’’Tersangka sudah kami amankan tanpa perlawanan,’’ terang Kapolres Ponorogo AKBP Lakoni Wiranegara dikonfirmasi melalui Kapolsek Babadan AKP Ngadiman, kemarin.
Dikatakan, duel itu terjadi sekitar pukul 20.00. Tanpa alasan yang jelas, Yakub dan Slamet yang tinggal serumah terlibat adu mulut. Adu mulut berkepanjangan itu akhirnya meningkat ke perkelahian fisik. Karena merasa terdesak, Slamet mengambil sabit dan mengayunkannya kea arah Yakub. ’’Dari hasil penyidikan, adu mulut dan perkelahian itu dipicu salah paham saja,’’ kata Ngadiman.
Hal tersebut juga diakui Slamet yang kemarin masih ditahan di Mapolsek Babadan. Menurut Slamet, dia nekat membabat lantaran tersinggung ulah korban.


