Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Gelar Operasi Siswa di Warnet

RAZIA PELAJAR: Petugas Satpol PP Kota Madiun melakukan razia pelajar membolos di warnet. Tapi, mendapati oknum pegawai pemkab

DIPREDIKSI facebook masih menjadi primadona berbagai kalangan, petugas Satpol PP Kota Madiun  kemarin (4/3) melakukan razia di sejumlah internet. Sasarannya, pelajar atau siswa yang membolos dan memilih internetan.

Di salah satu warnet yang ada di ruko Stadion Wilis, petugas mendapati oknum pegawai. Headset terpasang di telinganya. Sempat terjadi perdebatan antara petugas Satpol PP dengan oknum PNS berseragam itu. Kepada Heri Subagyo, Kasi Kententeraman dan Ketertiban, pegawai itu mengaku sedang mendapat tugas kantor. ’’Di kantor ada komputer tapi tidak ada program microsoft excel. Maka saya di sini (warnet), coba telepon kepala UPTD saya. Saya berdinas di UPTD Dinas PU Pengairan (Pemkab Madiun, Red),’’ kata pegawai itu.

Saat terjadi perdebatan, ada salah seorang petugas Satpol PP yang memeriksa layar komputer yang dibuka pegawai itu. Ternyata ditemukan, akun facebook yang masih aktif. Beberapa wartawan yang ikut razia tertarik dan mengambil detail akun itu.

Ketegangan sempat terjadi, antara oknum pegawai itu dengan wartawan. Dengan nada tinggi sempat mempertanyakan kepada wartawan soal izin mengambil gambar. ’’Wartawan ini bersama kami saat razia, jadi sah-sah saja. Anda dari tadi selalu memancing emosi, lebih baik dibawa ke kantor (Satpol PP Kota, Red) saja,’’ ujar salah seorang petugas Satpol PP.

Heri Subagyo berusaha mencairkan suasana. Oknum PNS itu dibiarkan dan tidak dibawa ke kantor Satpol PP. Heri meminta kepada pemilik warnet untuk tidak mengizinkan pelajar yang membolos saat jam sekolah. Begitu pula pada PNS yang membolos.

Insiden itu disesalkan M. Zainal Abidin, Kepala Dinas PU  Pengairan Kabupaten Madiun. Dihubungi via telepon di Jakarta, secara kelembagaan dia menyatakan minta maaf atas tindakan stafnya.

Sementara itu, petugas Satpol PP juga melakukan razia di sejumlah warnet lain. Seperti warnet di Jalan MT Haryono, Jalan Serayu. Tapi, tidak mendapati pelajar yang membolos. Di lokasi lain, yakni Bantaran Kali Madiun dan fly over juga sama, tidak ada yang terjaring.

Kepala Satpol PP Kota Madiun, Suyoto menjelaskan, razia sasaran utamanya pelajar yang membolos. Sebab, sesuai informasi banyak pelajar yang membolos saat jam sekolah. ’’Kami merespons laporan itu. Tugas kami yang memang begitu harus tanggap laporan. Ya bersamaan dengan momentum ulang tahun ke-60 Satpol PP. Kami terus memperbaiki kinerja ke depannya,’’ ujarnya. (ota/irw)

Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>