Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Jalur Alternatif Antarprovinsi Lumpuh

0520madiun1
LONGSOR LAGI: Longsoran di Nawangan yang terjadi Sabtu (15/5) lalu baru saja dibersihkan. Kini terjadi longsoran serupa di sekitar lokasi yang sama
PACITAN – Tampaknya alam sedang kurang bersahabat dengan warga Pacitan. Guyuran hujan kembali mengakibatkan jalur alternatif Pacitan ke Jawa Tengah melalui Kecamatan Nawangan, tertimbun longsor, Rabu (19/5) siang kemarin. Tepatnya di Desa Nawangan, Kecamatan Nawangan. Aki­batnya, arus lalu lintas putus total. ‘’Sebenarnya hujannya tidak terlalu lebat. Tapi karena lapisan tanah labil, sehingga tebing melorot dan menutup jalan,’’ terang Joko, 37, warga setempat, kemarin.
Dijelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.15. Tepatnya pada kilometer 22 antara Pacitan-Purwantoro (Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah). Saat hujan turun, tiba-tiba terdengar suara berge­muruh dari atas tebing di sisi jalan. Beruntung, saat kejadiantidak ada pengguna jalan yang lewat sehingga tidak sampai jatuh korban. Material berupa lumpur dan bebatuan menutupi permukaan jalan sepanjang 10 meter.
Diakui, lokasi tersebut sudah kali kedua ini terjadi longsoran.Sebelumnya, di titik yang sama juga longsor pada Sabtu (15/5) lalu. Padahal, upaya pembersihan longsoran lama sepanjang empat meter belum selesai dilakukan. ‘’Sekitar satu mingguan sudah longsor lagi,’’ imbuh Joko.
Masyarakat di sekitar lokasi longsoran pun bergotong roy­ong berusaha membersihkan material longsoran dengan menggunakan peralatan man­ual. Hanya, mereka menemui kesulitan karena terdapat rum­pun bambu yang terbawa long­soran dan melintang jalan. Tak pelak, pengendara motor yang akan lewat harus menggunakan jasa angkat kendaraan den­gan ongkos sekitar Rp 5.000.Tidak itu saja, tergerusnya tebing membuat sebuah tower BTS seluler tak jauh dari lo­kasi tebing, terancam roboh. Bahkan, rumah milik Kho­iri, warga setempat, juga ter­ancam ambruk. Sebab, luastanah yang longsor mulai mendekati teras rumahnya. Meski demikian, dia dan empat anggota keluarganya belum memutuskan untuk mengungsi. ‘’Rasanya masih aman,’’ kata Khoiri.
Sementara itu, Kepala UPT Bina Marga Jawa Timur di Pacitan Martin Ma’ruf, men­gatakan telah menerjunkan satu unit peralatan berat beru­pa wheel loader untuk mem­bantu pembersihan. Hinggasekitar pukul 16.30 kemarin, alat berat tersebut sedang be­rada dalam perjalanan menuju lokasi. ‘’Akses jalan akan ter­buka secepatnya. Pengerjaan­nya juga akan dilembur malam ini (kemarin, red),’’ katanya
Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>