Jalur Alternatif Antarprovinsi Lumpuh
LONGSOR LAGI: Longsoran di Nawangan yang terjadi Sabtu (15/5) lalu baru saja dibersihkan. Kini terjadi longsoran serupa di sekitar lokasi yang sama
Dijelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.15. Tepatnya pada kilometer 22 antara Pacitan-Purwantoro (Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah). Saat hujan turun, tiba-tiba terdengar suara bergemuruh dari atas tebing di sisi jalan. Beruntung, saat kejadiantidak ada pengguna jalan yang lewat sehingga tidak sampai jatuh korban. Material berupa lumpur dan bebatuan menutupi permukaan jalan sepanjang 10 meter.
Diakui, lokasi tersebut sudah kali kedua ini terjadi longsoran.Sebelumnya, di titik yang sama juga longsor pada Sabtu (15/5) lalu. Padahal, upaya pembersihan longsoran lama sepanjang empat meter belum selesai dilakukan. ‘’Sekitar satu mingguan sudah longsor lagi,’’ imbuh Joko.
Masyarakat di sekitar lokasi longsoran pun bergotong royong berusaha membersihkan material longsoran dengan menggunakan peralatan manual. Hanya, mereka menemui kesulitan karena terdapat rumpun bambu yang terbawa longsoran dan melintang jalan. Tak pelak, pengendara motor yang akan lewat harus menggunakan jasa angkat kendaraan dengan ongkos sekitar Rp 5.000.Tidak itu saja, tergerusnya tebing membuat sebuah tower BTS seluler tak jauh dari lokasi tebing, terancam roboh. Bahkan, rumah milik Khoiri, warga setempat, juga terancam ambruk. Sebab, luastanah yang longsor mulai mendekati teras rumahnya. Meski demikian, dia dan empat anggota keluarganya belum memutuskan untuk mengungsi. ‘’Rasanya masih aman,’’ kata Khoiri.
Sementara itu, Kepala UPT Bina Marga Jawa Timur di Pacitan Martin Ma’ruf, mengatakan telah menerjunkan satu unit peralatan berat berupa wheel loader untuk membantu pembersihan. Hinggasekitar pukul 16.30 kemarin, alat berat tersebut sedang berada dalam perjalanan menuju lokasi. ‘’Akses jalan akan terbuka secepatnya. Pengerjaannya juga akan dilembur malam ini (kemarin, red),’’ katanya



