Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Tiga Pasangan Resmi Daftar

PONOROGO – Hingga detik-detik terakhir masa pendaftaran pasangan kandidat calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) Ponorogo masih terjadi manuver politik yang mengejutkan. Bongkar pasang kandidat masih terjadi. Bupati Muhadi Suyono tiba-tiba menggandeng Yusuf Pribadi, kepala dinas industri dan perdagangan setempat. Padahal, sebelumnya Muhadi dipasangkan dengan Wakil Bupati H Amin. ‘’Itu realitas politik yang terjadi dan tuntutan semua elemen,’’ kilah H Ibnu Multazam, ketua DPC PKB Ponorogo, kemarin (11/4).
Pasangan Muhadi-Yusuf (Hayu) resmi daftar ke KPUD sekitar pukul 15.30. Pasangan sesama birokrat tersebut didaftarkan gabungan tiga partai. Yakni PKB, PDIP dan Partai Hanura. Ratusan pendukung Hayu dari lembaga sayap PKB, PDIP dan Hanura turut mendampingi pasangan itu. ‘’Setelah melalui beberapa pembahasan di internal DPC, kami sepakat mengusung Hayu. Karena kami menilai mereka yang layak dan mampu,’’ tegas Sutyas Hadiriyanto, ketua DPC PDIP setempat.
Begitu cerai lagi dengan dengan Muhadi, Wabup Amin langsung diberangkatkan Partai Golkar sebagai calon bupati dipasangkan dengan Yuni Widyaningsih (Ida) sebagai wakil bupati. Pasangan Ada (Amin-Ida) itu datang ke KPUD sekitar pukul 14.00. Selain Golkar, pasangan tersebut juga didukung Partai Kebangkitan Nahdlatul Ulama (PKNU). ‘’Partai dan elemen pendukung dipastikan akan terus bertambah. Karena berangkatnya Ada merupakan kehendak rakyat,’’ klaim Ali Mufthi, sekretaris DPD Golkar setempat.
Menurut Ali, rencana memasangan Amin dan Ida telah muncul sejak lama. Namun, lantaran dinamika politik yang terus berkembang, muncul beberapa opsi lain. Seperti berkoalisi dengan PKB dan mengusung Muhadi. ‘’Meski sempat berubah-ubah, pada akhirnya kami tak bisa mengelak dari tuntutan masyarakat untuk mengusung keduanya,’’ tutur politisi muda Golkar itu.
Sehari sebelumnya, koalisi Partai Demokrat, PAN, dan PKPB juga mendaftarkan kandidatnya ke KPUD. Yang mengejutkan, koalisi tersebut mengusung duet Supriyanto-Nyamut Suseno (Primus). Supriyanto merupakan mantan ketua DPRD dari PDIP dan juga dijaring sebagai calon bupati dari partai berlambang Banteng Moncong Putih itu. Sedang Nyamut Suseno adalah Kepala Desa Srabak, Kecamatan Bungkal. ‘’Duet pasangan itu telah mendapat persetujuan DPP, karena dari hasil survei pasangan itu yang lebih unggul dibanding yang lain,’’ terang Marjuki, ketua DPC Partai Demokrat setempat.
Usai mendaftarkan diri, ketiga pasang kandidat menyatakan optimistis bakal lolos verifikasi di KPUD. Sementara Fatchul Aziz, ketua KPUD setempat, menyatakan akan memproses berkas pendaftaran ketiga pasangan. Selain proses administrasi, pihaknya juga akan melakukan cek kesehatan. ‘’Yang daftar tiga, tapi belum tentu semuanya dinyatakan lolos. Sebab harus melalui proses verifikasi,’’ pungkasnya.
Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>