Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Puting Beliung Terjang Punung

 

Puluhan Rumah Porak Poranda

PACITAN - Puluhan rumah warga dua desa di Kecamatan Punung, Pacitan, rusak diterjang angin puting beliung, Jum’at (5/3)
petang. Kedua desa tersebut adalah Desa Punung dan Mendolo Lor. Terjangan angin juga menumbangkan pohon dan tanaman produktif. ‘’Angin kencang datang sesaat setelah hujan deras,’’ kata Kepala Dusun Mojo, Desa Punung, Sukarni, Sabtu (6/3).

Peristiwa angin puting beliung tersebut hanya beberapa menit. Namun sempat menggegerkan warga. Sebab, datangnya tiba-tiba. Sesaat setelah hujan reda, terdengar suara bergemuruh. Pohon-pohon besar di hutan pun berguncang hebat. Demikian pula dengan pepohonan di sekitar pemukiman warga. Menyadari hal itu, warga
bergegas ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. ‘’Warga panik ketika angin kencang datang,’’ ujarnya.

Kekhawatiran warga terbukti. Tak berapa lama kemudian angin datang menerjang rumah mereka. Sebagian besar genting maupun seng atap rumah berterbangan terbawa angin. Seiring berhembusnya angin, muncul percikan api dari kabel listrik yang beradu sehingga menimbulkan korsleting. Akibatnya, aliran listrik di wilayah tersebut padam hingga malam hari.

Sukarni mengatakan, setelah angin mereda, perangkat desa dan warga mendapati puluhan rumah rusak, meski tidak ada yang sampai roboh. Demikian pula tanaman produktif, seperti pisang, melinjo dan lainnya juga tumbang dan patah. Mulai Sabtu (6/3) pagi, secara bergotong royong warga memperbaiki rumah penduduk yang rusak. Selain itu juga membersihkan puing-puing
sisa terjangan angin puting beliung. ‘’Sesuai inventarisir sementara, ada dua rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian dapur karena tertimpa pohon,’’ ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Imam Bajuri, warga Desa Mendolo Lor. Saat itu, dia dalam perjalanan antara Punung-Mendolo Lor, mengaku sempat khawatir. Pasalnya, banyak pohon peneduh di tepi jalan sepanjang jalur yang dia lewati roboh.

Kepala Badan Kebangpolinmas Wasi Prayitno membenarkan kejadian itu. Laporan sementara yang masuk tercatat 25 rumah warga di Dusun Pagerejo, Desa Mendolo Lor mengalami kerusakan di bagian atap. Sedangkan dua rumah di Dusun Mojo, Desa Punung tertimpa pohon yang tumbang. ‘’Besok (hari ini, red.), kami akan melakukan pemutakhiran laporan. Terjangan angin itu tidak menimbulkan korban jiwa,’’ jelasnya.

Mengenai bantuan kepada warga, masih akan dibicarakan lebih lanjut. Sebab, terkait bantuan APBD dari pos anggaran dana tak terduga harus dibicarakan dengan Dewan. Begitu juga nilai bantuan yang akan diberikan pada warga. Terlebih, total kerugian akibat bencana angin itu masih belum bisa dihitung. Namun, kejadian itu diperkirakan menelan kerugian puluhan juta rupiah.

Lebih lanjut, Wasi meminta warga waspada. Sebab, saat ini, tengah memasuki pancaroba. Sehingga, pada titik tertentu rawan ancaman angin putting beliung. Paling tidak, jika muncul mendung hitam tebal dan disertai angin perlu antisipasi. Selain itu, warga perlu memperhatikan lingkungan sekitar. Misalnya, jika ada pohon besar di dekat rumah yang membahayakan, ada baiknya dipotong.

Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>