Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Jumat 30
Juli

Setahun, Shuo Tak Mencetak Gol

KEDIRI- Penampilan melempem striker timnas Tiongkok Zhang Shuo dalam laga uji coba Persik melawan Persik U-21 ternyata bukan yang pertama. Karena berdasarkan situs www.national-football-teams.com, Shuo yang membela Tianjin Teda FC di Liga Super Tiongkok (Chinese Super League) pada musim 2009 tak mampu mencetak satu gol pun dalam 22 penampilannya!.

Produktivitas striker yang di klub lamanya memakai nomor punggung 10 tersebut juga tidak memuaskan. Selama membela Tianjin Teda selama delapan tahun, dia hanya mencetak 32 gol dari 162 pertandingan.

Sedangkan karier Shuo di timnas Tiongkok juga tidak cemerlang. Dia mengenakan kostum timnas pada 2003-2005. Dia tampil sepuluh kali dengan tiga kali starter dan tujuh kali pemain pengganti. Pertandingan pertama yang dilakoni Shuo adalah saat Tiongkok menjamu Chile dalam pertandingan persahabatan di Tiongkok pada 20 Agustus 2003. Dia masuk sebagai pemain pengganti Li Yi. Hasil pertandingan adalah 0-0.

Kemudian, pada pertandingan persahabatan melawan Haiti pada 31 Agustus 2003. Shuo yang kembali tampil sebagai pemain pengganti, tak mampu mencetak gol. Sehingga, Tiongkok kalah 3-4.

Lalu, pada pertandingan persahabatan melawan Costa Rica, 7 September 2003, Shuo menjadi starter. Namun, dia tak mencetak gol. Shuo pun diganti Yang Lin. Skor akhir adalah 0-2.

Satu-satunya gol yang dicetak Shuo adalah saat menghadapi Lebanon pada pertandingan persahabatan, 3 Juli 2004. Saat itu, Tiongkok menang telak 6-0. Sehingga, dia masuk skuad Tiongkok dalam Piala Asia 2004. Namun, dalam turnamen tersebut, Shuo tidak dimainkan sama sekali.

Menanggapi kemampuan Shuo, Pelatih Persik Agus Yuwono mengatakan penampilan Shuo tidak memuaskan di Tianjin Teda karena ada masalah antara Shuo dengan pelatihnya. “Dia jarang diturunkan,” katanya.

Selain itu, Agus mengatakan kalau stamina dan kekuatan Shuo menurun saat ini. Karena terpengaruh perbedaan suhu di Indonesia dengan Tiongkok. Sehingga, staminanya mudah drop. Sehingga, dalam uji coba melawa Persik U-21 (3/3),  Shuo diganti Dodit Fitrio di babak kedua. “Banyak faktor yang membuat penampilannya belum maksimal,” ujarnya. (c3/tyo)

>