Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Jumat 30
Juli

Bersihkan Klenteng Jelang Imlek

0210ratu1
SERBA MERAH: Karyawan memasang lampu di Tjoe Tik Kiong Tulungagung kemarin.
TULUNGAGUNG – Pengurus di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Tjoe Tik Kiong sedang bersiap menyambut tahun baru Imlek 2561. Mereka membersihkan rumah ibadah yang berada di Jalan WR Supratman 10 itu.
Beberapa pengurus memasang Ten Lung (lampu lampion).
Selain itu pengurus juga mempersiapkan stok lilin dan dupa untuk sembahyang malam Sin Cia (tahun baru) dan sembah­yang Sin Cia.
Bio Kong (juru kunci) TITD Tjoe Tik Kiong atau biasa disebut klenteng, Tan Hoen Jap mengatakan, pengurus saat ini melakukan pembersihan klenteng itu. Namun, ada pantangan. Yakni membersihkan langit-langit klenteng dan Lien (papan-papan bersyair) yang menggantung di klenteng.
“Meskipun langit-langit menghitam karena terkena asap lilin dan dupa yang menyala setiap hari, tapi ndak boleh dibersihkan,” diungkap Koh Jap, panggilan akrab Tan Hoen Jap.
Menurutnya, di klenteng yang memuja Dewa Laut Mak Co Thian Siang Seng Boo itu, semakin hitam langit-langit dan Lien justru semakin baik. Karena, menurut kepercayaan, hal itu akan mendatangkan banyak rezeki. “Semakin hitam, semakin banyak rezeki,” jelas pria 78 tahun ini.
Puncak acara menyambut tahun baru Imlek akan dilaksanakan sembahyang malam Sin Cia pada Sabtu (13/2) mulai pukul 16.00 hingga pelaksanaan sembahyang Sin Cia Minggu (14/2) sekitar pukul 12.00.
Dalam bulan pertama tahun Imlek ini, klenteng Tjoe Tik Kiong akan menyelenggarakan dua kegiatan setelah Sin Cia. Yakni King Thi Kong (sembahyang Tuhan) pada 21 Februari dan Cap Go Meh (sembahyang lontongan) pada 28 Februari atau bertepatan dengan 15 bulan pertama tahun Imlek 2561. (c2/her)
>