Guru Peduli Ramdan
Penderitaan Ramdan Aldil Saputra, balita asal Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, mengetuk hati para guru. Maklum, orangtua bocah usia 3 tahun yang menderita atresia bileri atau kelainan fungsi hati itu adalah pendidik.
Sang ayah Bambang Sutondo Winarto mengajar di SMPN 2 Tugu. Sedang sang ibu, Sulistyowati mengajar di SDN 1 Gandusari. Meski berstatus PNS, namun gaji mereka seolah tersedot untuk mengobatkan putra ketinganya tersebut.
Hal itulah yang memicu sejumlah guru untuk membantu biaya pengobatan Ramdan. Sumbangan pertama datang dari guru-guru SMPN 5 Trenggalek. Kepala PGRI Unit SMPN 5 Trenggalek Sutarji menyerahkan bantuan ke kantor RaTu kemarin sore. Sumbangan sebesar Rp 600 ribu diterima Menejer Umum RaTu Bambang Cahyono.
“Ini merupakan bentuk kepedulian teman-teman guru SMPN 5 Trenggalek terhadap Ramdan Aldil Saputra. Semoga operasi Adik Ramdan nanti berhasil,” harap Sutarji.
Sutarji pun mengatakan, baru separo guru SMPN 5 Trenggalek yang memberikan bantuan. Utamanya guru yang mengajar pagi tadi.
“Untuk teman-teman guru yang mengajar sore, mungkin akan mengumpulkan dana besok (hari ini, red). Ini tadi spontanitas kok,” katanya. (tin/her)

