Rabu 10
Maret
Facebook

Pesta Sekolah adalah penggemar

Genjot Bisnis Wisata Melalui FKSS

1111ratu7TRENGGALEK - Dinas Pe­mu­da Olahraga, Pariwisata dan Bu­da­ya (Disporaparibud) Treng­ga­lek terus mengenjot PAD dari be­be­rapa objek wisata. Langkah yang dilakukan diantaranya, men­ja­di tuan rumah Festival Ke­se­ni­an Kawasan Selatan  (FKKS) pa­da 20 sampai 22 november nan­ti. Sebagai tuan rumah FKKS se­la­ma tiga hari, moment ini di­ja­di­kan ajang promosi atau mem­per­ke­nalkan objek wisata kepada pe­ser­ta FKKS yang terdiri dari 8 ka­bu­paten di wilayah selatan.
Salah satu objek wisata yang ba­kal dikenalkan kepada 8 ka­bu­pa­ten peserta FKSS adalah goa lo­wo. Bahkan, tidak menutup ke­mung­kinan salah satu acara FKKS yakni dialog budaya bakal digelar di goa lowo.
“Tapi itu ma­­sih rencana, belum final, kami ber­ha­rap saat dialog nanti bisa di­lak­sanakan di sana,” ung­kap Ke­pa­la Disporaparibud Kus­­pri­gi­an­to melalui kasi pro­mo­si Ernanti sa­at ditemui RaTu kemarin.
Menurut Erna, FKSS yang di­lak­sa­nakan selama tiga hari ini di­ge­lar di sekitar alun-alun dan pen­da­pa. Tujuan dilaksanakan FKKS adalah menginformasikan ke­indahan potensi dan ke­ra­gam­an budaya kawasan selatan Ja­tim, sarana komunikasi antar dae­rah kawasan selatan jatim da­lam upaya meningkatkan krea­ti­fi­tas dan mengembangkan bu­da­ya dan pariwisata, menciptakan pe­lu­ang bisnis sector industri, pa­ri­si­wata dan sector pen­du­kung­nya serta mendorong terciptanya in­dustry kreatif di bidang seni.
Dalam FKKS tersebut diikuti 8 kabupaten di kawasan selatan. Kedelapan kabuapten tersebut, Bayuwangi, Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan. Sebenarnya lanjut Erna, FKSS ini merupakan agenda tahunan dinas budaya dan pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim, dan untuk tahun ini Trenggalek sebagai tempat terselenggaranya FKKS. Sebelum di Trenggalek tahun lalu di laksanakan di Banyuwangi.
Karena menjadi tuan rumah, Erna menyatakan, Pemkab Trenggalek akan menampilkan kesenian unggulan yakni tari turonggo yakso. Sedangkan kabupaten lain juga diwajibkan menampilkan kesenian unggulan masing-masing.
Untuk memeriahkan FKKS tersebut, Pemkab Trenggalek mengundang beberapa kabupaten lain seperti Ponorogo, Nganjuk, Kabupaten/Kota Kediri. “Kabupaten ini tidak wajib menampilkan kesenian unggulan, tapi mereka diberi kesempatan untuk naik panggung,” katanya.
Erna menambahkan, festival selama tiga hari tersebut ada beberapa materi yang harus diikuti peserta diantaranya, gelar kesenian daerah, pameran kerajinan, dialog budaya, dan arak-arakan seni. Untuk pameran kerajinan ini setiap peserta menampilkan berbagai ragam dari corak kerajinan di 8 daerah kawasan selatan. KErajinan unggulan yang dimaksud adalah kerajinan yang memiliki cirri khas dan saat ini menjadi ikon daerah yang bersangkutan. “Kalau Trenggalek tentu menampilkan berbagai asesoris tentang Turonggo Yakso, karena menjadi ikon Trenggalek,” ujarnya. (and)