Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Jumat 30
Juli

Calon PPK Didominasi Wajah Lama

0121blt5
ANDRIAN/RATU
TAK ADA LARANGAN: Mantan PPK Pilpres menyetorkan berkas ke kantor KPU Trenggalek.
TRENGGALEK - Pen­daf­tar­an calon anggota Panitia Pe­mi­lih­an Kecamatan (PPK) pilbup yang dimulai 15-22 Januari tam­pak­nya didominasi mantan PPK pil­pres. Untuk sementara dari 20 pendaftar yang menyerahkan berkas ham­pir 90 persen wajah lama. “Me­mang tidak ada ketentuan yang me­la­rang mantan PPK pilpres, pil­gub dan pileg mendaftar lagi PPK pilbup,” ungkap Jumani ke­tua Pokja Pendaftaran PPK dan PPS KPU Trenggalek, kemarin.
Menurut Jumani, sesuai jadwal yang dibuat KPU Trenggalek, pen­daftaran PPK dimulai 15 sam­pai 22 Januari nanti. Setelah itu pada 23 sampai 25 Januari di­ada­kan seleksi administrasi. Un­tuk tes tulis pada 26 Januari. Ke­mu­di­an tiap kecamatan diambil 10  orang, lalu dilakukan uji ke­pa­tut­an dan kelayakan. “Kami akan meng­ambil 5 orang tiap PPK,” ujarnya.
Jumani menyatakan, sampai sa­at ini jumlah pendaftar masih be­lum mencapai ideal. Indikasinya, ada beberapa kecamatan yang pen­­da­f­tarnya kurang dari 10 orang. “Se­suai aturan memang tiap ke­ca­mat­an 10 orang, meski nanti ha­nya diambil 5 orang,” katanya. Ji­ka ditotal seharusnya jumlah pen­daf­tar PPK sebanyak 140 calon.
Kendati sampai saat ini masih ada beberapa kecamatan yang belum sampai 10 orang, tapi Jumani tetap optimis besok Jumat (22/1), bisa.

Namun, apabila tidak mencapai ideal, Jumani tetap melanjutkan ke tahap berikutnya yakni seleksi administrasi. “Dengan catatan, tiap kecamatan minimal ada 5 pendaftar,” ujarnya.
Jumani melanjutkan, untuk seleksi PPS dilaksanakan setelah PPK dilantik. Syarat mendaftar menjadi anggota PPS harus mendapat rekomendasi atau katabelece dari kepala desa (kades) yang disetujui BPD, kemudian nama-nama itu disetor ke KPU melalui PPK. “Rekom dari kades dan BPD ini perlu sekali, karena mereka bekerja di lingkungan desa,” katanya. (and)
>