MAN Tulungagung 2 Gelar Pelatihan KES
TULUNGAGUNG – Untuk me-refresh keimanan anak didiknya, minggu lalu MAN Tulungagung 2 mengadakan training Kecerdasan Emosi Spiritual (KES). Training tersebut merupakan kegiatan rutin dan diselenggarakan untuk memperingati tahun baru Islam 1431 H.Acara tersebut dihelat di Aula sekolah diikuti 65 siswa dan 20 guru kelas global. Saat dimulai peserta training KES terlihat ceria, namun setelah Ustadz M. Hatta, salah satu instruktur menyampaikan gambaran perjalanan outer dan inner journey manusia, beberapa peserta tampak meneteskan air mata.
Pada materi ini peserta diajak keluar diri untuk melihat fenomena kebesaran sang pencipta dan perjalanan ke dalam diri untuk mengenali suara hati yang universal. Ada lima materi KES yang disampaikan yaitu dzikir alam semesta, cahaya asmaul husna, back to zero, spiritual leadership dan spiritual aktivitas. “Untuk instrukturnya langsung dipimpin ustadz M Hatta dari tim SBC Kediri,” kata Sakti, direktur pusat pelatihan KES LPI Permata hati IBU.
Menurut Kepala MAN Tulungagung 2, Munadji, training ini merupakan salah satu aplikasi dari visi dan misi MAN Tulungagung 2. Visinya terwujudnya situasi MAN Tulungagung 2 yang CERDIK BERSEMI atau cerdas, dedikatif, inovatif, kompetitif dan berjiwa Islami.
“Pelatihan ini luar biasa dan mampu mempertebal keimanan serta meningkatkan semangat belajar dan berprestasi bagi murid serta guru. Apalagi cara penyampaiannya sangat enak dan tidak menggurui,” ucap Munadji.
Dijelaskan Wakasek Kurikulum MAN Tulungagung 2, M. Dopir, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin. Untuk kelas global diadakan tiap semester sedangkan kelas reguler diselenggarakan 1 tahun sekali dengan materi motivation building. “Intinya, training KES kali ini ialah untuk me-refresh dan men-Charge keimanan anak didik. Sehingga timbul semangat baru dalam beragama,” ujar bapak 2 orang anak ini.
Dopir menambahkan, selain kegiatan belajar mengajar di ruang kelas, kegiatan –kegiatan semacam itu selalu diberikan kepada anak didiknya agar mereka tidak merasa jenuh serta bisa berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Selain kegiatan semacam KES, di MAN Tulungagung 2 juga terdapat kegiatan ekstra kurikuler sesuai minat anak didik seperti, pencak silat, pramuka, kempo, taekwondo, PMR, OTC, basket, sepak takraw dan drum band. “Beberapa ekstrakurukiler tersebut bahkan sudah berprestasi baik ditingkat kabupaten maupun provinsi, seperti Drum Band “Genta Nada” pada 2009 lalu menjadi juara umum dalam kejurda PDBI se-jawatimur,” tandasnya. (yan/and)



