Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Lima SDN Digelontor Rp 600 Juta

Jadikan Sekolah Dasar Standar Nasional
1110ratu8
ANDRIAN/RATU
SEGERA STANDAR NASIONAL: Guru kelas VI SDN 1 Kauman memberi mata pelajaran di dalam kelas.
TULUNGAGUNG - Secara bertahap SD di Tulungagung bakal dijadikan Se­ko­lah Dasar Standar Nasional (SDSN). In­di­kasinya, tahun lalu ada 19 SDN di 19 Kecamatan menjadi SDSN, dan tahun ini ada 5 SDN yang dicetak menjadi SDSN. Ke lima SD tersebut, SDN IV Pe­lem, Campurdarat, SDN 1 Sumberdadi, Sum­bergempol, SDN I Gandong Jalan Ra­ya Durenan 39 Bandung, SDN I Ka­um­an, dan SDN I Moyoketen, Bo­yo­la­nggu.
Untuk menjadikan lima SD itu ber­stan­dar nasional, pemerintah pusat berencana me­ngu­curkan dana APBN tahun ini se­ki­tar Rp 600 juta. Jika dirinci, per SD ter­se­but mendapatkan sekitar Rp 120 ju­ta. Dana tersebut merupakan dana swa­ke­lo­la yang langsung diterima oleh re­ke­ning kepala sekolah (kasek). “Sistem pe­ne­rimaannya seperti DAK,” ungkap Ke­pa­la Diknas Pendidikan Winarto me­la­lui Kabid TK/SD Supardi.
Menurut Supardi, dana tersebut ber­fung­si menunjang terlaksananya sekolah stan­dar nasional. Sehingga sesuai aturan ma­in, dana itu digunakan meningkatkan mu­tu. Diantaranya, penambahan buku, me­ja pembelajaran dan computer. “Se­mua­nya pengadaannya dilakukan kepala se­ko­lah, sebab dana ini murni swa­ke­lo­la,” ujarnya.
Ketika ditanya kreteria SD yang bisa men­dapatkan dana tersebut? Supardi me­nya­takan, pertama SD tersebut sangat po­ten­si untuk dikembangkan. Kedua, SD ter­se­but sudah melaksanakan 8 standar mi­ni­mal pengajaran dan ketiga, SD itu me­miliki lebih dari 100 siswa. “Yang je­las tidak terancam regrouping atau mar­jer,” katanya.
Mengenai kapan peningkatan SDSN ter­sebut bisa dilaksanakan, Supardi me­lan­jut­kan, pihaknya belum tahu secara pas­ti, sebab sampai saat ini dana itu be­lum cair. “Pihak sekolah masih me­nung­gu proses pencairannya,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Hadi Sutikno, gu­ru penjaskes SDN I Kauman, pihaknya me­mang mengetahui jika SD ini di­ja­di­kan SDSN dan bakal mendapat dana. Ta­pi, lu­lusan IKIP Budi Utomo ini tidak ta­hu ka­pan dana yang dipakai pe­ning­katan mutu ter­sebut cair. “Yang jelas ke­pa­la sekolah su­dah diberitahu diknas, dan ki­ni kami se­dang membentuk panitia pembangunan de­ngan melibatkan komite sekolah,” katanya. (and)
Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>