Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Edu News1
Lima SDN Digelontor Rp 600 Juta
Jadikan Sekolah Dasar Standar Nasional
ANDRIAN/RATU
SEGERA STANDAR NASIONAL: Guru kelas VI SDN 1 Kauman memberi mata pelajaran di dalam kelas.
TULUNGAGUNG - Secara bertahap SD di Tulungagung bakal dijadikan Sekolah Dasar Standar Nasional (SDSN). Indikasinya, tahun lalu ada 19 SDN di 19 Kecamatan menjadi SDSN, dan tahun ini ada 5 SDN yang dicetak menjadi SDSN. Ke lima SD tersebut, SDN IV Pelem, Campurdarat, SDN 1 Sumberdadi, Sumbergempol, SDN I Gandong Jalan Raya Durenan 39 Bandung, SDN I Kauman, dan SDN I Moyoketen, Boyolanggu.
Selengkapnya...
Peringati Pahlawan, Lomba Seragam Tertib
MTsN TUNGGANGRI FOR RATU FASHION SHOW: Siswa-siswi MTsN Tunggangri memakai seragam berjalan di atas cat walk.
TULUNGAGUNG - Civitas akademika MTsN Tunggangri, Kalidawir tidak ingin ketinggalan dalam memperingati Hari Pahlawan 10 November. Beberapa kegiatan ekstra sekolah dilaksanakan. Diantara, cipta dan baca puisi, lomba fashion seragam tertib.
Acara yang dilaksanakan di halaman sekolah yang mencanangkan program clean and green menyedot perhatian seluruh civitas akademika MTsN Tunggangri. Hampir 1.200 siswa memadati halaman sekolah yang luas dan bersih tersebut.
Tak jarang, suara tepuk tangan dari siswa-siswi terdengar di halaman sekolah. Mereka adalah supporter dari wakil kelas masing-masing.
Selengkapnya...
Perlu Aturan Main yang jelas

Kurang pedulinya Pemkab Tulungagung terhadap keberadaan PAUD, dikarenakan pemkab dan diknas tidak memahami aturan mendiknas tentang PAUD. Sehingga tidak ada regulasi atau hukum tentang PAUD. Hal itu diungkapkan Dosen PAUD di STKIP PGRI Tulungagung Mugianto.
Menurut Mugianto, saat ini pihaknya melihat, keberadaan PAUD khususnya Pos PAUD yang berada di tingkat desa atau kelurahaan sangat mengenaskan. Salah satu buktinya, sarana dan prasana lembaga tersebut sangat minim. Bahkan bisa dikatakan, tidak memenuhi syarat untuk PAUD. APE luar maupun dalam hampir dipastikan tidak ada. Selain itu ditambah kondisi kesejahteraan guru sangat kurang, meski jumlah siswa-siswi di Pos PAUD sangat banyak .
Selengkapnya...
Berantas Buta Aksara, Berbuah Prestasi
Heru Tjahjono Bupati Tulungagung
TULUNGAGUNG - Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Tulungagung kembali menoreh prestasi dalam bidang bebas buta aksara. BEberapa waktu lalu, bersama daerah lain seperti Nganjuk, Gresik dan Surabaya, Tulungagung mendapat penghargaan bebas buta aksara dari presiden.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jatim Soekarno dan diterima langsung oleh Bupati Tulungagung Heru Tjahjono. Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Nganjuk pada Rabu (21/10) lalu, kemarin. Hal itu diungkapkan Bbupati Tulungagung Heru Tjahjono melalui kepala Diknas Tulungagung Winarto.
Selengkapnya...
Lakukan Evaluasi, Siap Jatuhkan Sanksi
Winarto
Kepala Diknas Tulungagung tidak ingin kasus dugaan pungli DAK ini berlarut-larut. Karena itu Winarto, segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kacabdin Rejotangan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, jika memang terjadi pelanggaran, mantan kepala SMA 1 Boyolangu ini akan memberikan sanksi kepada Kacabdin Rejotangan Sunarto. “Yang jelas sebelum diberi sanksi, kami evaluasi dulu, jika memang hasilnya ternyata ada pelanggaran disiplin pegawai, maka sanksi yang diberikan bermacam-macam melihat kesalahannya,” ungkap Winarto saat dihubungi RaTu via handphone kemarin.
Selengkapnya...