Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Pulang Biliar, Disabet Parang

0902ratu3
APES: Wahyudiono saat dirawat di IGD RSUD dr Iskak Tulungagung kemarin.
TULUNGAGUNG- Entah salah apa yang ada pada Wahyudiono, 30, RT 1 RW 1 Desa/Kecamatan Bandung. Dia kemarin (1/9) dibacok orang tidak dikenal saat pulang dari main biliar di kawasan ruko Pasar Bandung. Akibatnya, dia mengalami luka robek di paha kanan. Saat itu juga korban dilarikan ke IGD RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Dituturkan Wahyudiono saat ditemui di IGD, kejadian tersebut berawal ketika dia dan dua orang temannya bermain biliar di kawasan ruko Pasar Bandung. Sekitar pukul 00.15 dia bersama temannya pulang dengan mengen­darai sepeda motor masing-masing.
Dua orang temannya berboncengan, dan dia sendiri. “Saya main biliar untuk nunggu sahur, tapi kemudian ngantuk dan pulang sekitar pukul 00.15,” jelasnya.
Di tengah perjalanan, lanjut dia, laju motor tidak terlalu ngebut dan tidak terlalu pelan. Sementara kedua temannya yang berboncengan sudah melaju mendahului dia, berjarak kira-kira 5 meter dari motornya. Ketika tiba di pertigaan Bandung, saat akan menikung, tiba-tiba dari arah depan melaju sebuah motor. “Saya kurang jelas melihat, karena motor yang di­kendarai para pelaku lampu depannya dimatikan. Jadi saya tidak menduga, dan saat dekat saya melihat ternyata mereka bonceng tiga,” tegas pegawai BPR ini.
Ketika jarak semakin dekat, lanjutnya, tiba-tiba motor pelaku berjalan ke tengah jalan hingga berjarak dengan motornya sekitar sete­ngah meter. Saat bersampingan, seorang di antara kedua pembonceng menyorongkan sebilah parang. Karena terlalu dekat, moncong parang mengenai paha kanannya bagian atas.
“Celana saya robek dan motor sedikit oleng, namun tidak sampai jatuh. Saya kemudian berteriak memanggil kedua teman di depan. Saya meminggirkan motor. Sebenarnya teman saya mau mengejar pelaku, namun tidak berani karena me­reka membawa senjata tajam,” terangnya.
Kedua temannya kemudian kembali dan memeriksa paha Wahyudi yang luka. Kemudian mengantarnya ke IGD RSUD dr. Iskak sekitar pukul 02.00.
Dokter jaga IGD RSUD dr. Iskak menyatakan, korban mengalami luka di paha kanan, lukanya 4 x 12 cm. Untuk menghentikan pendarahan, luka korban dijahit karena darahnya terus me­ngucur keluar. “Korban harus dioperasi, untuk membersihkan dan mengembalikan jahitan luka korban. Ini untuk menormalkan kondisi luka,” tandas Andi Prasetyo, dokter jaga. (c1/ris)
Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>