Pulang Biliar, Disabet Parang
APES: Wahyudiono saat dirawat di IGD RSUD dr Iskak Tulungagung kemarin.
Dituturkan Wahyudiono saat ditemui di IGD, kejadian tersebut berawal ketika dia dan dua orang temannya bermain biliar di kawasan ruko Pasar Bandung. Sekitar pukul 00.15 dia bersama temannya pulang dengan mengendarai sepeda motor masing-masing.
Dua orang temannya berboncengan, dan dia sendiri. “Saya main biliar untuk nunggu sahur, tapi kemudian ngantuk dan pulang sekitar pukul 00.15,” jelasnya.
Di tengah perjalanan, lanjut dia, laju motor tidak terlalu ngebut dan tidak terlalu pelan. Sementara kedua temannya yang berboncengan sudah melaju mendahului dia, berjarak kira-kira 5 meter dari motornya. Ketika tiba di pertigaan Bandung, saat akan menikung, tiba-tiba dari arah depan melaju sebuah motor. “Saya kurang jelas melihat, karena motor yang dikendarai para pelaku lampu depannya dimatikan. Jadi saya tidak menduga, dan saat dekat saya melihat ternyata mereka bonceng tiga,” tegas pegawai BPR ini.
Ketika jarak semakin dekat, lanjutnya, tiba-tiba motor pelaku berjalan ke tengah jalan hingga berjarak dengan motornya sekitar setengah meter. Saat bersampingan, seorang di antara kedua pembonceng menyorongkan sebilah parang. Karena terlalu dekat, moncong parang mengenai paha kanannya bagian atas.
“Celana saya robek dan motor sedikit oleng, namun tidak sampai jatuh. Saya kemudian berteriak memanggil kedua teman di depan. Saya meminggirkan motor. Sebenarnya teman saya mau mengejar pelaku, namun tidak berani karena mereka membawa senjata tajam,” terangnya.
Kedua temannya kemudian kembali dan memeriksa paha Wahyudi yang luka. Kemudian mengantarnya ke IGD RSUD dr. Iskak sekitar pukul 02.00.
Dokter jaga IGD RSUD dr. Iskak menyatakan, korban mengalami luka di paha kanan, lukanya 4 x 12 cm. Untuk menghentikan pendarahan, luka korban dijahit karena darahnya terus mengucur keluar. “Korban harus dioperasi, untuk membersihkan dan mengembalikan jahitan luka korban. Ini untuk menormalkan kondisi luka,” tandas Andi Prasetyo, dokter jaga. (c1/ris)



