Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

radar tulungagung news

Diam-Diam Kembalikan Rp 50 Juta

Diserahkan Saefudin ke Kejaksaan secara Bertahap
1018ratu2TULUNGAGUNG – Anggota DPRD Tulunga­gung Ahmad Saefudin, tampaknya, ngeper juga dengan langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung. Indikasinya, tersangka korupsi Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) tahun 2008 itu mengembalikan uang kerugian negara.
Dana yang diserahkan ke kejari sebesar Rp 50 juta. Rinciannya, Rp 10 juta diserahkan saat dua tersangka P2SEM lain (Muhamad Mahsyuri Ahyar dan Ade Idham Prayogi) menjalani peme­riksaan tahap dua. Sedang Rp 40 juta diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tulungagung pada Jumat (14/10) lalu.

Selengkapnya...

Dana Dobel, Usulkan Dimerger

Bagian Kesra dan Dinas Pendidikan
0809ratuTULUNGAGUNG – Dewan menyo­rot Bagian Kesejahte­raan Rakyat (Kesra) Sekkab Tulungagung. Tudingannya, kesra melakukan dobel anggaran untuk program-program bantuan.
Seperti program pendidikan non formal, pemberdayaan sumberdaya manusia (SDM) dan Ponpes, Pemberdayaan Pendidikan non Formal, Pembinaan Pendidikan umum dan penunjang kesejahteraan umum di Tulungagung.

Selengkapnya...

Kisruh Lelang Bisa Terjadi Lagi

Tak Miliki LPSE, Selalu Nitip ke Daerah Lain
TULUNGAGUNG – Kisruh penawaran lelang di lingkungan Pemkab Tulungagung, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Koperasi Hidup, tidak menutup kemungkinan bakal terjadi pada lelang-lelang yang lain. Hal itu bisa terjadi karena pemkab ternyata tidak memiliki lembaga pelela­ngan system elektronik (LPSE).
Kritikan tersebut dilontarkan Ketua Perge­rakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Tulungagung, Iwan Adi Kusuma. Menurut dia, kisruh penawaran pembukaan lelang sejatinya tidak perlu terjadi, jika Pem­kab Tulungagung sudah memiliki LPSE.

Selengkapnya...

Kado Adhyaksa Belum Istimewa

Hanya Tangani Dua Kasus Korupsi
TULUNGAGUNG – Hari ini (22/7) merupakan Hari Adhyaksa ke-51. Sayang, kado ultah dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung berupa pemberantasan korupsi, belum lah istimewa.
Indikasinya, kasus yang ditangani terkait kerugian negara itu masih tergolong mi­nim. Hanya dua. Yaitu korupsi P2SEM senilai Rp 100 juta yang dilakukan LSM Pekel dan penjualan alat pertanian senilai Rp 24 juta yang terjadi di Desa Sodo, Kecamatan Pakel. Untuk kasus penjualan alat pertanian di Desa Sodo, kini masuk persidangan. Sedang, korupsi P2SEM masih tahap penyidikan.

Selengkapnya...

Sukarela atau Razia

Lokalisasi Tutup Selama Ramadan
0720ratu3TULUNGAGUNG – Aktivitas esek-esek di sejumlah lokalisasi liar di Tulungagung harus tutup selama Ramadan. Penutupan berlangsung mulai H-1 Ramadan dan H+2 Idul Fitri.

Selengkapnya...

Sign up for OKPAY and start accepting payments instantly.
>