Mahasiswa STKIP PGRI Dukung Agropolitan
TULUNGAGUNG - Sebanyak 600 mahasiswa dan mahasiswi STKIP PGRI Tulungagung mulai Selasa (26/1) kemarin sampai Sabtu (27/2) mendatang membaur bersama masyarakat di Kecamatan Sendang. Sebulan mereka mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ada empat program pendidikan (prodi) yang terjun di sebelas desa. Yakni Prodi Bahasa Inggris sebanyak 303 mahasiswa, pendidikan ekonomi 62 mahasiswa, pendidikan matematika 131 dan pendidikan PPKn sebanyak 104 mahasiswa.
Mereka membaur dengan masyarakat di sebelas desa yakni Kedoyo, Nglutung, Talang, Dono, Krosok, Tugu, Picisan, Nawangan, Sendang, Nglurup dan Geger. Masing-masing desa terdiri dari 50 mahasiswa.
Menurut Fajar Hendro Utomo, ketua panitia, KKN ini dibuka Gardjati, istri Heru Tjahjono, kemarin. Pembukaan dipusatkan di Karsa Suwiu Pagthi di Desa Tugu, Kecamatan Sendang. Turut hadir muspika dan civitas akademika STKIP PGRI Tulungagung. “Para mahasiswa ini selama KKN bakal mengadakan berbagai kegiatan yang arahnya membantu masyarakat di sekitar lokasi KKN, “ungkapnya saat ditemui di kampusnya kemarin.
Selain itu, juga dilakukan kegiatan yang mendukung program Pemkab Tulungagung yakni menjadikan Kecamatan Sendang sebagai agropolitan. Rencananya saat KKN nanti dilakukan penanaman buah-buahan dan sayur mayur.
Tidak hanya itu, mereka juga melakukan gerakan penghijauan dengan menenam sejuta pohon di Kecamatan Sendang. Pohon yang ditanam diantaranya jati, sengon, dan akasia.
Di daerah yang terkenal dengan susu sapi tersebut, mahasiswa STKIP PGRI juga mengadakan penyuluhan kepada masyarakat di Desa Kedoyo, Kecamatan Sendang. “Materi penyuluhan yang diberikan seputar traficking dengan menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK),”tambahnya.
Sementara itu, Gardjati mengucapkan terima kasih pada STKIP yang peduli terhadap kondisi masyarakat.,”Semoga kerja sama ini akan berlanjut di masa mendatang,”ungkap Gardjati yang juga ketua tim penggerak PKK Tulungagung ini.
Menurut Djoko Edi Yuwono ketua STKIP PGRI Tulungagung.
Kegiatan KKN ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian pada masyarakat. “Yang terpenting bahwa STKIP PGRI Tulungagung berkeinginan agar mahasiswanya memiliki wawasan dan peka terhadap kondisi lingkungan,”ungkapnya.
Dengan harapan mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu kuliah untuk kehidupan masyarakat. Yakni membantu memecahkan problematika dalam masyarakat khususnya pendidikan sesuai dengan karakteristik STKIP PGRI Tulungagung. Untuk tema KKN tahun ini adalah melalui KKN 2010 kita tingkatkan mahasiswa yang berwawasan lingkungan. (sim/adv/and)

